2018-05-30 07:55:39

Air cooler – Penjelasan Paling Lengkap Tentang Apa Itu Air Cooler / Pengertian Air Cooler di Internet!

Share:
Air cooler – Penjelasan Paling Lengkap Tentang Apa Itu Air Cooler / Pengertian Air Cooler di Internet!

Hello Honeys! Kali ini kita akan berdiskusi tentang air cooler. Apa itu air cooler? Pengertian air cooler? Air cooler merupakan salah satu alat tata udara yang cocok digunakan ketika Anda merasa kegerahan. Tapi apa itu air cooler sebenarnya? Bagaimana cara kerjanya? Apa perbedaannya dengan alat tata udara lain? Silahkan Anda langsung menuju bab yang membuat Anda penasaran, dengan mengklik pada link dibawah:


1. Bab 1: Pengantar

2. Bab 2: Apa Itu Air Cooler / Pengertian Air Cooler

3. Bab 3: Bagaimana Air Cooler Bekerja? Cara Kerja Air Cooler

4. Bab 4: Tips Cara Menggunakan AIr Cooler Dengan Baik dan Benar

5. Bab 5:  Untuk Apa Beli Air Cooler? Alasan Kenapa Anda Harus Punya Air Cooler Dirumah

6. Bab 6: Jenis-Jenis Air Cooler

7. Bab 7: Hal Yang Perlu Anda Ketahui, Pahami, & Pertimbangkan Sebelum Membeli Air Cooler


Air cooler beda atau sama dengan air conditioner

Gambar 1. Apa itu air cooler?


BAB 1: PENGANTAR (back to top)


Sudah pastilah ya kita semua kurang nyaman dengan rasa panas dan gerah. Ketika tubuh terlalu gerah pada cuaca panas, biasanya suasana hati kita bisa jadi tidak menentu, dan munculah masalah seperti stres, kekesalan, dan bahkan tidak bisa fokus.


Padahal mungkin Anda selalu berpikir bahwa untuk menghilangkan rasa panas, pilihannya pasti adalah antara membeli AC (Air conditioner) atau kipas angin. Nah pada artikel inilah, kami akan mengupas tuntas tentang air cooler.


kepanasan keringetan

Gambar 2. Panas & Gerah 

(Sumber: http://surabaya.tribunnews.com/2014/05/20/prabowo-subianto-ketua-pemenangan-kampanye-nasional-mahfud-md)


Nah singkatnya air cooler itu adalah sebuah alat tata udara yang bekerja dengan fungsi yang berbeda dengan AC (air conditioner). Dimana letak perbedaannya yang sangat jelas adalah bahwa air cooler tidak mendinginkan ruangan, namun menyejukkan ruangan. Kenapa kok sejuk dan dingin itu penting banget di Indonesia?


Solusi tata udara memang suatu hal yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia karena Indonesia itu panas. Untuk itu, di Indonesia setiap orang pasti memiliki caranya masing-masing untuk tetap merasa sejuk.


Terutama saat udara sedang panas-panasnya. Ada berbagai cara sederhana yang cukup efektif untuk mengurangi rasa panas, misalnya dengan mengkonsumsi minuman yang dingin dan segar. Tentunya itu hanya berlaku untuk menyejukkan diri kita dari dalam tubuh saja.


es teh manis

Gambar 3. Es Teh Manis, Minuman Dingin Segar

Sumber: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/2970682/baiknya-minuman-dingin-atau-hangat-untuk-buka-puasa


Cara lain yang lebih sering dilakukan kebanyakan orang adalah membiarkan pintu rumah terbuka. Namun kebiasaan ini sebenarnya cukup berisiko apabila selalu dilakukan, karena Anda tidak mungkin membiarkan pintu rumah selalu terbuka.


Mengingat aktivitas sehari-hari yang seringkali membuat pemilik rumah kelelahan. Takutnya nanti malah kelupaan, tertidur tanpa menutup pintu terlebih dahulu. Hal tersebut dapat memicu terjadinya kasus kriminalitas yang sedang marak dan tentunya sangat berbahaya bagi pemilik rumah dan seisinya. 


AC & Kipas Angin

Gambar 4. Air Conditioner & Kipas Angin

Sumber: https://anandayogadetox.com/bungalows-thailand.html


Saat ini lebih banyak orang yang sudah memanfaatkan air conditoner untuk mendinginkan udara, AC (Air conditioner) memang sangat digemari di pasaran. Namun, ternyata air cooler juga memiliki fungsi yang hampir sama, tetapi dengan harga yang lebih terjangkau, dan penggunaan listrik yang jauh lebih hemat dibandingkan dengan AC (Air conditioner). Lalu apa itu air cooler sebenarnya? 


BAB 2: APA ITU AIR COOLER / PENGERTIAN AIR COOLER (back to top)


Air cooler adalah sebuah alat elektronik yang berfungsi sebagai penyejuk ruangan, yang juga dapat untuk melembabkan udara melalui proses penguapan. Air cooler dapat menyejukkan udara, dan menurunkan suhu udara sampai kira-kira 5° Celcius. Alat ini bisa disebut sebagai pengganti yang lebih sejuk dari kipas angin. Disisi lain, air cooler bisa menjadi alternatif atau pendukung AC (air conditioner). Sekarang Anda sudah mengerti sedikit tentang apa itu air cooler, tapi mari kita bahas lebih lanjut agar Anda paham apa itu air cooler sebenarnya.


air cooler honeywell

Gambar 5. Air Cooler Honeywell ES800, Penggunaan Listrik Hanya 7,4 Watt


Perlu ditekankan bahwa air cooler tidak sama dengan AC (air conditioner), sehingga secara fungsi tentunya air cooler tidak dapat menggantikan AC (air conditioner). Untuk mengetahui perbedaan antara air cooler dan air conditioner silahkan dibaca artikelnya yang akan datang.


Air cooler memiliki ukuran yang kecil, dan pada umumnya memiliki roda. Sehingga Air cooler memiliki tingkat mobilitas yang tinggi, dan membuat alat ini mudah dipindahkan dan dibawa kemana-mana. Desain air cooler saat ini sudah sangat bervariasi yang menyuguhkan tampilan lebih modern, futuristik, dan minimalis.


Selain ukurannya yang terbilang mini, air cooler juga disebut sebagai penyejuk ruangan yang tidak memakan konsumsi listrik terlalu besar seperti AC (air conditioner) misalnya. Banyak sekali jajaran air cooler yang sudah bisa beroperasi dengan menggunakan energi dibawah 100 Watt saja.


air cooler honeywell ace hardware

Gambar 6. Penjualan Air Cooler di Modern Channel

Sumber: http://kaltim.tribunnews.com/2015/03/14/air-cooler-diskon-30-di-ace-hardware-balikpapan-permai


Karakteristik lain yang dimiliki air cooler yaitu, alat ini lebih mudah dibersihkan dan perawatannya dapat dengan mudah dilakukan sendiri. Alat ini juga sangat efektif untuk penyejuk ruangan bagi masyarakat kelas menengah karena harganya yang jauh lebih terjangkau.


Mungkin Anda berpikir seperti ini; “Kalau dilihat, rasanya kok fungsi air cooler itu sama saja dengan AC (air conditioner)?” Namun ternyata mereka tidak sama lho Honeys! Mereka berbeda secara fungsi, serta cara kerja.


"Air cooler mungkin memang serupa dengan air conditioner namun tidak sama. Perbedaan mendasar pada keduanya ada pada cara kerja dan fungsinya. Dimana AC (air conditioner) mendinginkan sebuah ruangan, air cooler tidak mendinginkan, namun menyejukkan ruangan."


Inilah pengertian air cooler yang mungkin Anda butuhkan, bahwa air cooler pada dasarnya sudah berbeda dengan air conditioner (AC). Ingat ya Hon, air cooler itu menyejukkan, tidak mendinginkan ruangan. Jadi jangan sampai Anda berekspektasi bahwa air cooler bisa mendinginkan ruangan seperti air conditioner (AC).


Nah seperti air conditioner (AC), yang memiliki istilah PK untuk menyatakan seberapa kuat sebuah air conditioner mendinginkan ruangan. Evaporative air cooler (EAC) juga memiliki satuan seperti PK, yang disebut dengan air flow. Air flow inilah yang menentukan seberapa besar yang dapat di cover oleh sebuah air cooler (kalau mau langsung ke bahasan air flow klik disini). Ini akan dibahas nanti dibagian bawah. Untuk sekarang, mari kita lanjut dulu tentang kenapa air cooler menyejukkan, tidak mendinginkan.


air conditioner vs air cooler

Gambar 7. Air Cooler vs Air Conditioner


Kenapa dibilang menyejukkan tidak mendinginkan? Karena air cooler tidak dapat menurunkan temperatur sebuah ruangan secara drastis, apalagi sampai mengaturnya dengan remote control seperti pada AC (air conditioner). Maksimal penurunan temperature yang dapat dicapai dengan air cooler adalah 5° Celcius.


Sehingga kalau dibilang mirip, air cooler itu lebih mirip secara fungsi dengan kipas angin. Namun dengan hembusan angin yang pasti lebih sejuk, karena air cooler tidak sekedar mengambil udara panas dan kembali menghembuskan udara panas tersebut seperti kipas angin.


Sedangkan AC (air conditioner) bekerja dengan menggunakan kompresor, kondenser, dan evaporator untuk mendinginkan udara. Untuk mengetahui bagaimana cara AC (air conditioner) bekerja silahkan di cek artikel yang akan datang apa itu air conditioner. Mari kita bahas tentang cara kerja air cooler sekarang.


BAB 3: BAGAIMANA AIR COOLER BEKERJA / CARA KERJA AIR COOLER (back to top)


Pada air cooler, udara panas disedot masuk melalui bagian belakang air cooler dengan menggunakan kipas. Lalu udara panas ini bersentuhan langsung dengan air yang berada pada media pendingin pada air cooler. Alhasil, udara panas menyerap partikel-partikel air.


Banyaknya air yang diserap tergantung tingkat kelembaban udara atau kandungan partikel air pada udara. Disinilah terjadi proses pendinginan udara melalui penguapan atau biasa disebut pendinginan evaporatif.


Dimana molekul air berubah wujud menjadi molekul gas, dan terjadi pertukaran energi. Yaitu energi panas pada udara digunakan oleh partikel air sebagai bahan bakar berubah menjadi partikel gas. Sehingga temperatur udara yang panas menurun, dan temperatur udara yang dihasilkan air cooler menjadi lebih sejuk.


pendinginan air cooler

Gambar 8. Proses Pendinginan Pada Air Cooler


Proses inilah yang digunakan air cooler untuk menyejukkan sebuah ruangan. Apabila dilihat dari nama lain air cooler, yaitu Evaporative Air Cooler / Swamp Cooler, maka sudah jelas bahwa proses penguapan inilah yang menjadi poros utama proses tata udara pada air cooler.


Proses pendinginan sejenis ini sebenarnya terjadi dimana-mana disekitar kita. Misalnya nih, ketika Anda sedang berenang, lalu keluar dari kolam renang. Anda akan merasa tubuh Anda lebih dingin ketika tertiup angin, dibandingkan jika Anda terkena angin ketika tubuh Anda kering. Ini merupakan salah satu contoh proses pendinginan udara melalui penguapan. Contoh lainnya adalah keringat pada tubuh manusia yang tertiup angin.


pendinginan alami keringat manusia

Gambar 9. Proses Pendinginan Tubuh Manusia


Efek pendinginan seperti ini terjadi karena adanya udara kering dan panas dengan kelembaban rendah (kandungan air rendah), yang bertabrakan dengan molekul air. Hal ini menyebabkan udara ini menyerap molekul air tersebut. Akibatnya, hal ini menyebabkan molekul air berubah menjadi molekul gas. Udara yang semula panas, menjadi lebih sejuk dan adem berkat kandungan molekul air di dalamnya.


BAB 4: TIPS CARA MENGGUNAKAN AIR COOLER DENGAN BAIK DAN BENAR (back to top)


1. Pastikan Ada Ventilasi Pada Ruangan


Sirkulasi udara sangat penting untuk air cooler. Penggunaan air cooler harus ditemani dengan adanya ventilasi pada sebuah ruangan, atau setidaknya pintu kamar yang dibuka. Kenapa? Karena air cooler merupakan alat penyejuk udara yang juga sekaligus membuat udara menjadi lebih lembab.


ventilasi untuk air cooler

Gambar 10. Pentingnya Ventilasi Atau Jendela Rumah

Sumber: https://www.dekoruma.com/artikel/59893/manfaat-ventilasi-rumah


Pada prinsipnya, udara memiliki tingkat kelembaban tersendiri. Sehingga dengan menggunakan air cooler, tentunya tingkat kelembaban ini akan meningkat. Ketika udara di sekitar air cooler telah mencapai kelembaban 80%, maka fungsi penyejuk air cooler ini tidak akan terasa lagi. Karena kandungan air pada udara sudah sangat tinggi. Sehingga proses penguapan tidak lagi bisa terjadi. Justru Anda akan merasa lengket dan lembab, bukannya sejuk. Jadi pastikan ada ventilasi di ruangan tempat Anda menggunakan air cooler ya.


2. Pahami Pentingnya Air Flow


Air flow merupakan variabel yang sangat penting ketika membeli air cooler. Air flow yang tinggi, berarti air cooler tersebut dapat menghembuskan udara dengan volum yang lebih besar. Gampangnya, makin besar air flow, ya makin cepat sebuah ruangan itu dapat menjadi lebih sejuk.


air flow air cooler

Gambar 11. Perhatikan Air Flow Pada AIr Cooler


Untuk memahami seberapa besar air flow yang Anda butuhkan untuk ruangan Anda, silahan Anda lihat penjelasannya dengan klik disini ya (link ini membawa Anda kebagian bawah artikel yang menjelaskan lebih detail tentang perhitungan air flow).


Anda juga harus paham, bahwa semakin besar air flow berarti akan semakin cepat udara semakin jadi lembab. Sehingga kembali lagi, Anda harus pastikan bahwa ada ventilasi pada ruangan tersebut. Agar tingkat kelembaban dapat terjaga dengan stabil, Anda harus pastikan bahwa udara lembab dengan jumlah volum yang sama terus keluar dari ventilasi tersebut dan digantikan dengan udara yang lebih segar.


3. Jangan Menyalakan Sistem Penyejuk Pada Air Cooler Menyala Tanpa Air


Pada setiap air cooler, terdapat tombol yang menyalakan sistem penyejuk. Tombol inilah yang menyalakan pompa air, dan menjalankan sirkulasi air kebagian atas air cooler. Apabila pompa terus menyala tanpa ada air pada tanki, maka hal ini akan menyebabkan kerusakan pada pompa air. Kerusakan yang disebabkan oleh tidak adanya air ini, akan mengakibatkan Anda harus mengganti pompa tersebut dengan pompa air yang baru.


tombol penyejuk air cooler

        Gambar 12. Tombol Penyejuk Pada Air Cooler Honeywell CS10XE


Apabila Anda mau menggunakan air cooler tanpa air, tentu saja bisa. Air cooler ini akan beralih fungsi menjadi kipas angin, dan angin yang dihembuskan akan mensirkulasi udara ruangan. Namun selalu diingat ya, jangan nyalakan tombol penyejuk tanpa adanya air.


4. Pastikan Volum Air Selalu Berada Diatas Tanda Level Minimum


Untuk menghasilkan kesejukan, tentunya udara harus bertabrakan dengan air pada media pendingin air cooler, sehingga terjadi penguapan. Sehingga penting sekali untuk diperhatikan, bahwa air selalu ada diatas level minimum. Karena apa bila tidak, maka dalam waktu singkat air akan habis, dan tidak ada proses penguapan yang terjadi. Maka air cooler tidak akan menghasilkan angina yang sejuk seperti seharusnya.


water level indicator

Gambar 13. Indikator Level Air Pada Air Cooler Honeywell ES800


Ketika air sudah berada di level minimum, sebaiknya langsung diisi kembali sampai ke tingkat maksimum. Sehingga air cooler dapat terus berfungsi dengan baik. Ingat ya, jangan sampai airnya habis, atau pompa air Anda akan rusak dan harus diganti.


5. Gunakan Air bersih


Jangan menggunakan air cooler Anda dengan cairan selain air bersih, terutama dengan cairan yang sudah mengandung partikel padat di dalamnya. Karena ini dapat menyebabkan bau yang tidak sedap tersirkulasi pada ruangan tinggal Anda. Lalu yang paling penting, hal ini juga dapat merusak pompa air, yang mana apabila rusak maka Anda harus menggantinya dengan yang baru.


air cooler gunakan air bersih

Gambar 14. Selalu Gunakan Air Bersih

Sumber: http://blog.mywaterfilter.com.au/facts-about-water-and-its-ph/


Juga tidak disarankan Anda menuangkan minyak wangi kedalam air pada tanki. Karena takutnya akan berefek buruk kepada media pendingin Honeycomb PadApabila Anda ingin air cooler Anda menghasilkan wangi, sebenarnya mudah saja. Anda tinggal menggantungkan pengharum ruangan pada Louvre atau pengarah angin pada air cooler. 


6. Kuras Tanki Air Setiap 2 Minggu Sekali.


Air cooler merupakan alat tata udara yang dapat Anda rawat sendiri. Tidak perlu sampai memanggil tukang servis segala, seperti layaknya AC (air conditioner). Setiap bulan, Anda cukup memastikan bahwa air yang terdapat di dalam tanki air cooler Anda selalu bersih.


Untuk apa? Karena besar kemungkinan partikel-partikel yang ada pada udara, ikut masuk ke tanki air. Sehingga di dalam tanki, mereka berkumpul dan berubah menjadi benda padat yang bisa masuk ke dalam pompa air. Dengan menguras air, Anda sudah mencegah pembentukan kotoran pada tanki yang dapat merusak pompa air.


menguras air cooler

Gambar 15. Meguras Air Cooler

Sumber: http://www.symphonylimited.com/customer-care-preventive-maintenance


Cara mengeluarkan air dari tanki air cooler berbeda-beda tergantung dari jenis air cooler Anda. Namun pada umumnya, terdapat tutup karet pada bagian bawah tanki air air cooler khusus untuk menguras air.


Anda tinggal mengisi tanki air sampai penuh, lalu kuras habis airnya. Atau Anda bisa isi tanki air dengan menggunakan selang, sambil membuka tutup karetnya. Dengan begitu air yang mengalir dapat membilas dan menyapu kotoran pada tanki air.Kalau Anda bisa membuka tanki airnya, maka yang paling baik adalah dengan menyikat bagian dalam tanki air. Untuk melakukan ini, Anda tinggal menggunakan sponge dan air sabun.


7. Bersihkan Media Pendingin (Honeycomb Pad) Setiap 2 Minggu Sekali


Selain memberikan perawatan kepada kebersihan tanki air dan pompa, bagian lain dari sebuah air cooler yang memerlukan perawatan adalah media pendingin, atau pada air cooler Honeywell disebut dengan Honeycomb Pad. Media pendingin ini adalah tempat terjadinya penguapan, dimana air akan bertemu dengan udara panas dan terjadi proses pendinginan melalui penguapan. Sehingga bisa dibilang bagian ini merupakan salah satu bagian terpenting dari sebuah air cooler.


Gambar 16. Membersihkan Media Pendingin Air Cooler (Honeycomb Pad)

Sumber: https://i.ytimg.com/vi/FGF8OhtyVYs/maxresdefault.jpg


Cara membersihkan media pendingin ini cukup mudah. Anda tinggal mengeluarkan media pendingin dari dalam air cooler, kemudian Anda bisa menyikatnya dengan sikat jenis apapun sambil dibilas dengan air. Dengan begitu kotoran dan debu yang mengendap pada air cooler bisa hilang semua. Anda juga bisa menggunakan sabun apabila ingin lebih bersih lagi. Setelah itu, keringkan media pendingin tersebut dan kembali masukkan ke dalam air cooler.


8. Menghilangkan Bau & Jamur Dari Media Pendingin (Honeycomb Pad)


Apabila muncul bau tidak sedap atau jamur pada media pendingin Anda, maka Anda bisa menghilangkan bau tidak sedap ini dengan mudah. Anda tinggal membuat sebuah larutan, yaitu campuran antara cuka dan air. Rasio perbandingannya adalah 50% air dan 50% cuka. Pastikan banyaknya larutan ini cukup untuk menyiram seluruh bagian media pendingin Honeycomb.


Kalau sudah, maka Anda bisa mencuci media pendingin ini dengan larutan tersebut, dibilas dan disikat. Ini akan menghilangkan jamur dan bakteri yang muncul pada media pendingin, sekaligus menghilangkan bau tidak sedap. Kalau sudah, jemur media pendingin tersebut sampai kering dan kembali masukkan media pendingin tersebut ke dalam air cooler.


9. Jangan Sampai Terkena Hujan Kecuali Tertulis Weather Resistant


Kerusakan pada PCB (panel tombol) pada air cooler akan terjadi apabila air cooler untuk penggunaan indoor terguyur air hujan. Kerusakan yang akan muncul adalah kerusakan listrik, dimana kemungkinan besar air cooler Anda tidak akan berfungsi sama sekali.


weather proof air cooler

Gambar 17. Weather Proof Air Cooler Untuk Penggunaan Outdoor

Sumber: https://www.lazada.com.my/products/honeywell-cl60pm-air-cooler-semi-outdoor-60l-i4701697-s5655903.html


Ini harus sangat diperhatikan, terutama apabila air cooler Anda tidak tahan air. Hindari penggunaan air cooler pada cuaca hujan lebat, kecuali apabila air cooler Anda merupakan air cooler dengan spesifikasi Weather Resistant.


BAB 5: KENAPA BELI AIR COOLER? ALASAN KENAPA ANDA MEMERLUKAN AIR COOLER DIRUMAH (back to top)


1. Hemat Listrik Tetap Sejuk


Air cooler mengonsumsi energi listrik lebih kecil dibandingkan dengan AC (air conditioner). Honeywell ES800 contohnya, hanya membutuhkan 7,4 Watt untuk beroperasi. Jika listrik yang dibutuhkan untuk AC antara 350-1000 Watt, maka air cooler hanya membutuhkan energi listrik sebesar 7,4-200 Watt saja. Terutama apabila Anda beban listrik di rumah Anda cukup terbatas, namun tetap memerlukan udara yang sejuk. Maka air cooler merupakan solusi tata udara yang paling tepat untuk Anda.


meteran indonesia

Gambar 18. Meteran Listrik

Sumber: https://economy.okezone.com/read/2018/03/10/320/1870719/jangan-modifikasi-meteran-listrik-ini-bahayanya


Misalnya, daripada menggunakan 2 AC (air conditioner) sekaligus, justru akan lebih hemat dan efektif dengan menggunakan 1 AC (air conditioner) dan 1 air cooler. Karena udara dingin yang dikeluarkan oleh AC (air conditioner) akan dikomplemen dengan udara sejuk dari air cooler. Udara menjadi lebih dingin, namun biaya listrik tetap hemat.


2. Alternatif / Pendukung AC (air conditioner)


Air cooler memang tidak sedingin air conditioner, namun memiliki air cooler adalah solusi yang tepat dibandingkan menggunakan 2 AC (air conditioner) sekaligus dirumah. Dimana Anda bisa merasa lebih dingin dengan menggunakan AC (air conditioner) dan air cooler secara bersamaan, tanpa boros biaya listrik dan biaya pembelian AC (air conditioner).


Terlebih lagi, karena AC (air conditioner) membuat udara kering dan air cooler membuat udara lembab, maka keduanya memang pasangan yang serasi untuk menjaga kelembaban sebuah ruangan.


Sebagai alternatif, ketika Anda ingin menghemat listrik, tentunya Anda bisa mengandalkan air cooler dan mematikan AC. Anda tetap akan merasa sejuk dan tidak kegerahan. Kalau Anda punya AC (air conditioner) dirumah, memang sangat bagus kalau Anda juga memiliki air cooler sebagai alternative atau pendukung AC (air conditioner).


3. Pengganti Kipas Angin


Apakah Anda tahu, bahwa air cooler itu juga bisa menjadi sebuah kipas angin? Ya, bisa. Pada air cooler terdapat tombol penyejuk, dimana apabila tombol ini dinyalakan, maka sistem evaporative cooling akan berjalan. Dimana akan terjadi proses pendinginan melalui penguapan.


air cooler vs kipas angin

Gambar 19. Air Cooler Vs Kipas Angin


Kalau Anda mematikan sistem penyejuk tersebut, maka air cooler tetap bisa berfungsi. Nah, tanpa sistem penyejuk, air cooler itu sebenarnya adalah sebuah kipas angin! Anda tetap bisa mensirkulasi udara pada ruangan seperti sebuah kipas angin. Jadi, daripada Anda beli kipas angin, lebih baik Anda melakukan upgrade ke air cooler!


4. Melembabkan Udara


Berbeda dengan kipas angin yang hanya menghasilkan perputaran udara di dalam ruangan tanpa membuatnya sejuk. Air cooler menyemburkan partikel air yang dihasilkan oleh proses penguapan yang berasal dari dalam tangki. Sehingga udara yang dihasilkan dapat menyejukkan ruangan sekaligus melembabkan udara kering.


Kelembaban udara ini juga penting ketika Anda menggunakan AC (air conditioner), dimana AC (air conditioner) sudah pasti membuat udara kering. Udara kering ini bisa membuat kulit kering, tenggorokan terasa kering, bibir pecah-pecah, dan masalah pernapasan.


Dengan menggunakan air cooler secara bersamaan, maka Anda dapat sekaligus melembabkan udara kering tersebut dan terhindar dari masalah yang disebabkan oleh udara kering.


5. Harga yang Terjangkau


Selain penggunaan listrik yang sangat hemat, harga air cooler juga terbilang lebih terjangkau dibandingkan beberapa alat tata udara lain. Jika Anda membutuhkan penyejuk ruangan namun dengan harga yang lebih murah daripada AC, maka air cooler adalah solusi yang tepat yang layak Anda pertimbangkan.


6. Perawatan yang Mudah


Berbagai perlengkapan rumah tangga membutuhkan perawatan yang efisien untuk memperpanjang usia alat tersebut. Terlebih untuk sebuah AC yang membutuhkan perhatian khusus agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Untuk mengetahui bagaimana cara menjaga air cooler agar tetap berfungsi dengan baik, ada baiknya Anda membaca bagian ini.


tukang AC

Gambar 20. Tukang Servis ACi

sumber: nvshop.blogspot.com


Berbeda dengan air cooler yang sangat mudah perawatannya. Anda dapat melakukan perawatannya sendiri. Cukup dengan selalu memperhatikan level air di tanki air, membersihkan tanki dan media pendingin secara rutin, maka Anda sudah bisa terhindar dari berbagai masalah kedepannya. Andaipun jika membutuhkan bantuan seorang teknisi, biaya yang dibutuhkan relatif lebih murah dibandingkan perawatan AC.


Kalau Anda khawatir soal perawatan, mungkin Anda bisa merasa lebih aman dengan membeli air cooler dari Honeywell. Karena Honeywell air cooler memberikan garansi selama 2 tahun lho untuk semua produknya, silahkan di cek disini ya.


7. Lebih Ramah Lingkungan


Dewasa ini sudah banyak sekali barang elektronik yang menyerukan slogan 'ramah lingkungan' untuk mengurangi pemanasan global yang terjadi pada bumi kita. Air cooler menggunakan proses alami untuk menghasilkan sejuk pada ruangan yaitu dengan melibatkan udara dan air.



eco-friendly

 

Gambar 21. Eco-Friendly

sumber: https://www.gtiindustries.com/eco/


Dalam proses pendinginan, air cooler juga tidak menghasilkan gas rumah kaca seperti yang dihasilkan pada AC (air conditioner). Alat ini juga memiliki unit bantalan pendingin yang efisien untuk menyaring udara. Dan terbukti lebih hemat listrik dibandingkan dengan AC. Sehingga bagi Anda yang perduli dengan lingkungan, maka gunakanlah air cooler ya.


8. Mudah Dipindahkan Kemanapun


Keuntungan air cooler yang hampir tidak dimiliki oleh alat tata udara lain adalah bahwa air cooler sangat mudah dipindah-pindah dan dibawa kemana-mana. Karena ukurannya yang relatif kecil dan sederhana, air cooler cukup ringan untuk dipindah-pindah.


Setiap air cooler pada umumnya selalu dilengkapi dengan gagang, sehingga kita bisa dengan mudah mengangkatnya dan meletakkan air cooler ini di lantai atas, atau di dalam mobil misalnya.


Yang paling penting, air cooler memiliki roda. Sehingga Anda bisa dengan mudah mendorongnya dari ruang tamu ke ruang keluarga, atau sebaliknya. Tidak perlu repot-repot bongkar pasang, Anda cukup melepaskan colokan dan bawa air cooler kemanapun yang Anda mau.


BAB 6: JENIS-JENIS AIR COOLER (back to top)


Nah, sekarang kan Anda sudah lebih ngerti nih tentang pengertian air cooler, tapi ternyata itu aja belom cukup nih hon. Untuk lebih memahami tentang apa itu air cooler lebih dalam lagi, akan lebih baik kalau Anda mengerti tentang jenis-jenis air cooler.


Terdapat 3 jenis air cooler berdasarkan penggunaannya, yaitu personal cooler, residential cooler dan semi-outdoor cooler. Mari kita bahas bersama-sama fungsi dan karakteristik dari masing-masing jenis air cooler.


 1. Personal Cooler / Spot Cooler 


Nah, personal cooler ini adalah jenis air cooler yang diperuntukkan untuk pemakaian perorangan / sudut ruangan tertentu. Air cooler ini disebut juga sebagai spot cooler. Nama ini muncul karena personal cooler / spot cooler, bekerja dengan optimal ketika digunakan untuk menyejukkan dengan cara disentor kepada tubuh seseorang. Karakteristik utamanya adalah bentuknya yang ramping, tanki air yang tidak besar dan tingkat air flow yang dihasilkan cenderung kecil.


air cooler honeywell es800

Gambar 22. Honeywell Air Cooler ES800 adalah spot cooler


Air cooler jenis ini juga optimal digunakan untuk menyejukkan sudut-sudut tertentu pada sebuah ruangan, tidak untuk seluruh ruangan lho, hal ini harus diingat. Ini karena personal cooler memang diperuntukkan bagi orang-orang yang butuh kesejukan disekitar dirinya sendiri, atau ingin menyejukkan sebuah tempat dengan ruang lingkup kecil. Personal cooler hanya dapat digunakan pada tempat-tempat di dalam ruangan saja. Pada jajaran produk Honeywell air cooler, ES800 merupakan contoh produk yang termasuk pada kategori personal cooler.


 2. Residential Cooler 


Residential cooler cocok digunakan untuk menyejukkan ruangan pada tempat tinggal Anda. Karakteristiknya adalah bentuknya lebih besar, ukuran tanki airnya sedang sampai ke ukuran yang besar, dan air flow yang juga cukup besar untuk mencakup sebuah ruangan. Harga dari residential cooler pada umumnya lebih mahal dibandingkan spot / personal cooler. Tentunya karena cakupannya yang cukup besar.


honeywell cl201ae air cooler

Gambar 23. Honeywell Air Cooler ES800 adalah spot cooler


Namun jangan salah, air cooler ini tidak bisa dan tidak direkomendasikan untuk digunakan diluar / tempat yang tidak beratap. Masalahnya adalah hujan. Jika digunakan dibawah siraman air hujan, sudah pasti air cooler ini akan rusak, mulai dari sistem kelistrikannya. Kalau ini terjadi, mungkin Anda harus membayar cukup mahal untuk mengganti kontrol panel LED-nya. Ketika membeli air cooler jenis residential, Anda harus memperhatikan air flownya . Mudahnya, tanyakan kepada penjaga toko cocoknya ini untuk ruangan sebesar berapa kali berapa.


 3. Semi-outdoor Cooler 


Untuk Anda yang suka berkegiatan diluar rumah, mungkin senam pagi bersama rekan-rekan, semi-outdoor air cooler bisa menjadi teman baik Anda untuk tata udara diluar ruangan. Selain air cooler itu menggunakan penyejukkan cara alami yang baik untuk tubuh, semi-outdoor air cooler sudah pasti memiliki tingkat ketahanan terhadap air. Inilah yang membuat air cooler ini mampu bertahan pada berbagai cuaca.


cl60pm honeywell air coolers

Gambar 24. Honeywell Air Cooler CL60PM


Karakteristik lain selain weather proofing, adalah tankinya yang sangat besar, air flow yang sangat bertenaga, dan ukurannya yang juga besar. Walaupun begitu, semi outdoor air cooler seperti CL60PM tetap sangat ringan dan cukup mudah untuk dipindahkan kemana-mana.


BAB 7: HAL-HAL YANG PERLU ANDA KETAHUI, PAHAMI & PERTIMBANGKAN SEBELUM MEMBELI AIR COOLER (back to top)


Pada umumnya, pilihan pertama orang Indonesia ketika ingin melawan panas dan gerah adalah membeli AC (air conditioner). Namun jika biaya yang harus dikeluarkan untuk memasang AC tidak sesuai dengan anggaran, masih ada solusi lain yang bisa dipilih. Yaitu air cooler sebagai alternatifnya, terutama apabila Anda sudah memiliki AC dirumah. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli air cooler.


1. Bagaimana Air Cooler Bekerja & Kondisi Optimal Yang Diperlukan


Penting bagi Anda untuk memahami bagaimana air cooler bekerja sebelum membelinya. Terutama karena banyak orang yang berekspektasi bahwa air cooler akan mendinginkan ruangan layaknya AC. Tidak, air cooler tidak mendinginkan sebuah ruangan, namun menyejukkan ruangan tersebut. Anda tidak akan bisa mengatur suhu ruangan yang Anda inginkan seperti layaknya pada AC.


Sehingga jangan sampai Anda kecewa karena ruangan Anda tidak dingin. Air cooler menggunakan sistem pendinginan melalui penguapan atau evaporatif. Sehingga tingkat pendinginan yang dihasilkan tidak dapat diatur, dan tergantung dari tingkat kelembaban udara pada ruangan Anda.


Semakin kering udara pada sebuah ruangan, maka semakin sejuk udara yang dihasilkan air cooler. Oleh karena itu, adanya ventilasi merupakan salah satu hal yang sangat penting ketika menggunakan air cooler. Karena air cooler membuat udara lembab, maka udara yang lembab tersebut harus keluar dari ruangan Anda melalui ventilasi.


Udara segar yang masuk akan kembali dibuat lembab dan menghasilkan kesejukkan yang maksimal. Pastikan Anda memiliki cara untuk mensirkulasi udara pada ruangan tersebut, seperti jendela terbuka, pintu, exhaust fan, atau ventilasi udara agar penyejukkan ruangan tetap optimal.


2. Mengetahui Tipe Air Cooler Yang Anda Butuhkan


Seperti yang sudah kita bahas pada Bab 6, terdapat 3 jenis air cooler yang dapat Anda pilih berdasarkan fungsinya. Yaitu Personal, Residential, & Semi-outdoor Cooler. Nah masing-masing memliki kegunaan yang berbeda-beda dan tidak sama.

Jangan sampai Anda salah pilih! Karena banyak terjadi dimana orang berharap ruangan kamar menjadi sejuk, namun mereka hanya menggunakan personal cooler saja. Personal cooler yang notabene hanya memiliki airflow kecil, dan hanya mampu menyejukkan udara disekitar air cooler tersebut.

Ada juga yang menggunakan residential air coolernya pada tempat-tempat outdoor, yang sebenarnya tidak masalah bila tidak hujan. Namun jika tetap dibiarkan ketika air cooler tersebut terkena air hujan, inilah letak kesalahannya. Anda harus paham betul kemampuan air cooler yang akan Anda beli, dan apakah air cooler tersebut sesuai dengan kebutuhan / kegiatan Anda. Kalau ingin air cooler yang bisa tahan air, maka belilah air cooler dengan fitur weatherproof.


3. Perhitungkan Relasi Ukuran Ruangan & Air Flow


Pertama-tama Anda harus pastikan, Anda butuh personal air cooler, residential air cooler, atau semi-outdoor air cooler. Kalau itu sudah jelas, dan Anda butuh residential air cooler, maka selanjutnya Anda harus memperhitungkan besar ruangan Anda dan berapa air flow yang Anda butuhkan pada sebuah air cooler.


Pada produk air cooler Honeywell, Anda dengan mudah bisa melihat informasi ini pada kardus. Namun tentunya ada merek air cooler lain yang tidak mencantumkan hal ini, dan kami ingin membantu Anda. Mari kita coba hitung!


Misalnya Anda punya ruangan dengan luas 3x4, dengan tinggi ruangan 3 meter. Maka seberapa besar air flow (m3/hr) yang Anda butuhkan? Ini merupakan pertanyaan yang rumit sebenarnya, namun akan kami jelaskan dengan mudah disini. Caranya adalah sebagai berikut:


a. Volume Ruangan: Anda perlu mengetahui volum dari ruangan Anda. Yaitu panjang dikali lebar, dikali tinggi. Sehingga jika luasnya 3x4 meter dan tinggi plafon adalah 3 meter, maka cara menghitung volumnya adalah 3x4x3 (panjang x lebar x tinggi). Hasilnya adalah 36 m3.


b. Rasio Pergantian Udara Tiap Jam: Rasio ini berarti berapa kali udara dapat bersikulasi di suatu ruangan dalam waktu 1 jam. Semakin besar rasio pergantian udara, semakin besar juga air flow yang dibutuhkan untuk mencakup ruangan tersebut.


Standar penggunaan rasio pergantian udara (air exchange rate) pada Honeywell adalah 12 kali/jam. Kami menyarankan, agar Anda tidak kecewa dengan performa air cooler Anda, selalu menggunakan rasio pergantian udara 12 kali/jam.


Anda tinggal mengalikan volum ruangan anda dengan rasio tersebut. Sehingga berdasarkan contoh adalah: 36 m3 x 12/hr = 432 m3/hr.


Sehingga kesimpulannya adalah untuk 36 m3 (ruangan dengan luas 12m2 dan tinggi 3m), diperlukan air cooler yang memiliki air flow sebesar 432 m3/hr.


CATATAN PENTING: Nah kenapa kami menyarankan untuk menggunakan rasio pergantian udara 12 kali/jam? Karena jika Anda turunkan misalnya menjadi 6 kali perjam misalnya, maka hasil dari perhitungan tersebut akan menyatakan bahwa Anda akan membutuhkan air flow yang jauh lebih rendah.


Dengan menggunakan besar contoh ruangan diatas, maka perhitungan berubah menjadi: 36 m3 x 6/hr = 108 m3/hr. Kesimpulan pada perhitungan ini adalah bahwa Anda memerlukan air flow sebesar 108 m3/hr saja untuk menyejukkan ruangan ruangan dengan luas 12m2 dan tinggi 3m.


Padahal pada kenyataannya, kemungkinan terbesarnya adalah perhitungan tersebut tidak benar. Sehingga Anda akan merasa kecewa telah membeli air cooler, jangan sampai Honeys! 


Oke jadi sekian dulu ya artikel tentang air coolernya. Bagaimana Honeys? Apakah sekarang Anda sudah bisa mencari sendiri jenis air cooler yang cocok untuk Anda? Semoga pengetahuan tentang air cooler ini berguna ya untuk Anda sekalian, jangan lupa di share ke kawan, sahabat dan keluarga Anda! Salam!